Tips untuk Wanita yang Sering Kali Panik Saat Mobil Mogok

Semakin berkembangnya jaman yang semakin modern seperti untuk sekarang ini, maka sudah menjadi hal yang sangat wajar bila saat ini juga sudah ada banyak sekali kaum wanita yang menyetir mobilnya sendiri. Hal ini pun juga sering kali dijumpai di jalanan yang menyetir mobil tidak hanya kaum pria saja, akan tetapi kaum wanita pun juga banyak yang menyetir mobil sendiri.


Akan tetapi hal yang sangat menjengkelkan bagi kaum wanita saat mengendarai mobilnya yaitu sering kali mengalami mogok. Mobil yang mogok selama berada di jalanan tentunya membuat para wanita merasa panik dan khawatir akan hal ini. Namun bagi Anda seorang wanita yang mengalami hal menyebalkan semacam ini, maka tidak perlu merasa khawatir lagi, karena masih ada cara lain yang dapat Anda lakukan agar Anda tidak merasa panik saat mobil Anda mogok.

Mayoritas wanita tidak memahami dunia otomotif, sehingga wajar saja bila kebanyakan wanita akan langsung menelpon bengkel, keluarga atau teman saat mendapati mobilnya mogok. Bagi Anda sebagai wanita pun tidak ada salahnya jika Anda mengetahui sedikit dunia otomotif agar Anda tidak mudah merasa panik saat mobil mengalami mogok atau bahkan Anda justru dapat memperbaiki mobil Anda sendiri, tentunya hal ini akan memberikan nilai tambahan untuk Anda.

Berikut ini beberapa kerusakan yang sering kali terjadi pada mobil kesayangan Anda, yaitu:

  • Kopling Aus.

Kopling yang aus akan memiliki aroma yang tidak sedap pada bagian bawah maupun dalam mobil, dan hal ini membutuhkan solusi dalam melakukan perawatannya.

  • Overheat.

Mesin yang terlalu panas dengan air di dalam radiator habis, maka hal ini dapat menjadikan mobil Anda mengalami overhead. Agar hal ini tidak terjadi lagi, maka sebaiknya Anda memeriksa air radiator secara rutin.

  • Lampu indikator oli.

Oli mesin yang kurang juga akan menjadikan mobil Anda mengalami mogok, sehingga periksa oli secara rutin melalui lampu indikatornya, jika dirasa oli sudah mengering, maka segera isi oli.

  • Switch Starter.

Peran ini sangat penting digunakan saat menyalakan maupun matikan mesin kendaraan dan Anda harus secara rutin melakukan pengecekan dan perawatan.

  • Sekring mobil.

Saat mobil mogok, maka periksa sekring box dibagian bawah kap mesin serta kemudi secara menyeluruh untuk memastikan bahwa semua masih berfungsi dengan baik tanpa ada yang terputus maupun meleleh.

Kerusakan pada mobil dapat terjadi kapan pun dan dimana pun, sehingga selalu lengkapi kendaraan Anda dengan keperluan yang dibutuhkan dan memadai, misalnya seperti dongkrak, lampu senter, tambang, ban serep, minyak rem oli mesin cadangan, sekring maupun yang lainnya. Hal penting lain yang tidak boleh dilupakan yaitu dengan memasang segitiga pengaman agar tidak ada pengendara lain yang menabrak mobil dari belakang.

No comments

IBX5A30CDD89508A